TANGERANG, Investortrust.id – PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) mengungkap strategi baru Mitsubishi Fuso di Indonesia dengan menggeser fokus bisnis dari sekadar menjual kendaraan menjadi penyedia solusi bisnis terintegrasi. Strategi ini juga dibarengi ekspansi ke pasar bus pariwisata melalui peluncuran Canter Extra Long Bus.
Presiden Direktur PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Daisuke Okamoto mengatakan, kebutuhan konsumen kendaraan niaga telah berubah. Pelanggan kini tidak lagi hanya melihat spesifikasi mesin, tetapi juga efisiensi biaya operasional dan keberlangsungan bisnis.
“Konsumen sekarang mencari solusi bisnis dan mobilitas untuk kelangsungan bisnis jangka panjang. Terlebih lagi, perkembangan digitalisasi dan AI membuka peluang untuk bisnis yang lebih cerdas dan efisien,” ujar Daisuke di Press Day GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Rabu (29/7/2026).
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Fuso memperkuat konsep Zero Downtime yang kini didukung ekosistem digital. Perusahaan menghadirkan aplikasi Runner untuk memantau armada secara real time serta MyFuso guna mempermudah layanan servis dan informasi kendaraan.
“Dengan dukungan tersebut, kami dapat mendeteksi dan merespons potensi masalah secara cepat, sehingga produktivitas kendaraan lebih optimal, biaya operasional lebih terkendali, dan operasional menjadi jauh lebih efisien,” kata Daisuke.

Pada kesempatan yang sama, Fuso resmi meluncurkan Canter Extra Long Bus untuk memperkuat penetrasi di sektor angkutan penumpang dan pariwisata. Model ini menggunakan sasis Canter FE 84 GBC L dengan wheelbase 4,2 meter, tenaga 136 PS, serta mampu mengangkut hingga 31 penumpang.
Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya mengatakan, kendaraan ini dirancang untuk memberikan kapasitas lebih besar tanpa mengorbankan kelincahan di jalan. Kombinasi performa dan efisiensi tersebut diharapkan menjadi nilai tambah bagi operator transportasi.
“Secara umum, kendaraan ini menawarkan keseimbangan antara performa, kapasitas, kenyamanan, dan kelincahan, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan transportasi pariwisata maupun angkutan penumpang di berbagai kondisi jalan,” jelas Aji.
KTB menilai bus baru mereka akan menjadi peluang baru di Tanah Air. Aji pun menjabarkan bahwa produk tersebut didukung jaringan 223 dealer 3S, 19 Bengkel Siaga 24 Jam, serta 22 Padepokan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia untuk memastikan operasional pelanggan tetap optimal.
